[Panduan Lengkap] Menghasilkan Uang dari Blog

0Shares

 Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh. 

Sudah menjadi rahasia umum para bloger bahwa kita bisa menghasilkan uang dari blog. Bahkan saya yakin, ada banyak diantara Sahabat yang ingin belajar ngeblog karena terobsesi dengan uang. Bagaimana tidak, memang pada faktanya sudah banyak bloger yang berhasil memperkaya diri hanya karena blog.

Meski begitu, ada satu hal yang perlu catat: berusaha menghasilkan uang dari blog sama dengan berusaha menghasilkan uang dari bidang usaha lainnya. Kita ambil pengusaha kue sebagai contoh. Semua orang sudah tau bahwa dengan berwirausaha membuat dan menjual kue, kita bisa menghasilkan uang bahkan bisa memperkaya diri. Tapi kenyataannya tidak semua orang bisa mewujudkannya, perlu pengalaman, keterampilan, dan strategi yang baik agar semua itu bisa terwujud sesuai dengan apa yang diharapkan.

Cara Menghasilkan Uang dari Blog Paling Populer

Ada dua metode untuk bisa menghasilkan uang dari blog yang banyak diketahui oleh masyarakat dan sudah terbukti dapat menghasilkan.

Metode Pertama: Monetisasi Langsung Konten Blog

Metode monetisasi langsung konten adalah yang terpopuler di kalangan blog saat ini. Dengan metode monetisasi konten secara langsung, kita bisa menghasilkan uang dari konten blog yang ada atau dengan berusaha menciptakan konten sedemikian rupa.

Ada beberapa cara menghasilkan uang yang tergabung dalam metode ini.

Cara 1: Memasang Iklan

Cara pertama ini adalah cara yang paling favorit dilakukan oleh bloger. Cukup dengan memasang iklan di salah satu bagian blog, Sahabat bisa mendapat penghasilan yang cukup menggiurkan. Ada dua metode pemasangan iklan yang dapat Sahabat lakukan.

Pertama, mengikuti program jaringan periklanan.

Sebenarnya ada banyak sekali jaringan periklanan yang bisa Sahabat pilih. Namun, untuk saat ini, Google Adsense lah jaringan periklanan yang sedang digandrungi dan terbukti kredibilitasnya. Cara mengikuti program jaringan periklanan terbilang sangat mudah:

  1. Pastikan blog Sahabat telah pantas untuk didaftarkan (pengunjung banyak, konten berkualitas, dan diperbaharui secara berkala).
  2. Daftarkan blog (permohonan keikutsertaan salah satu program jaringan periklanan).
  3. Pihak jaringan periklanan akan meninjau blog Sahabat
  4. Pihak jaringan periklanan akan mengirimkan pengumuman diterima atau tidaknya.

Apabila diterima, Sahabat dapat langsung memasang iklan yang tersedia di blog Sahabat. Cara kerjanya, Sahabat akan dibayar oleh pihak jaringan periklanan pada setiap klik iklan yang dilakukan oleh pengunjung blog Sahabat. Untuk Google Adsense sendiri hasil yang akan didapat terbilang cukup menarik, jika Sahabat beruntung, Sahabat bisa mendapat Rp1.500 dari hanya satu klik iklan saja. Bayangkan, jika satu hari ada 1000 orang yang mengklik iklan di blog Sahabat. Mantap bukan?

Note Note
Tulisan-tulisan seputar Google Adsense juga bisa Sahabat temukan di Pembelajaran Tambahan > Belajar Nyari Uang.

Kedua, menawarkan kolom iklan berbayar.

Tidak berbeda jauh dengan mengikuti program jaringan periklanan. Hanya saja pada cara kedua ini, Sahabat tidak mendaftar pada program periklanan apapun, namun mencari sendiri pihak yang ingin memasang iklannya di blog Sahabat. Sepengetahuan saya sendiri, biasanya para bloger mematok harga Rp300.000 s.d. Rp.500.000 per bulan untuk pemasangan iklan di blog dengan jumlah pengunjung sebanyak 100.000 per bulan.

Cara kedua ini bisa saja lebih baik ketimbang mengikuti program jaringan periklanan, karena penghasilan yang akan didapat cenderung stabil setiap bulannya dengan syarat Sahabat selalu berhasil mendapat pihak yang ingin memasang iklannya di blog Sahabat.

Cara 2: Mengikuti Program Afiliasi

Pada program afiliasi, Sahabat akan mendapat saldo komisi pada setiap pembelian produk oleh pelanggan yang datang melalui link/tautan yang Sahabat sediakan. Sistem kerjanya sama seperti memasang iklan, bedanya pada program afiliasi komisi hanya akan diterima ketika pengunjung telah membeli produk, bukan ketika pengunjung melakukan klik.

Untuk saat ini, program afiliasi lebih banyak disediakan oleh perusahaan penjual produk digital dan perusahaan e-commerce. Karena hal ini sangat berkaitan dengan penggunaan teknoogi afiliasi yang tidak semua perusahaan menguasainya.

Pada faktanya, program afiliasi pun sangat menjanjikan. Apabila Sahabat membaca-baca daftar bloger terkaya di dunia. Hampir seluruhnya merupakan pemain iklan dan pemain afiliasi.

Bagi Sahabat yang tertarik untuk mengikuti program ini, maka Sahabat dituntut untuk bisa mengajak para pengunjung Sahabat untuk membeli produk yang berada dalam program afiliasi tersebut. Tulisan yang baik dan reputasi blog yang baik menjadi penentu dari keberhasilan mengikuti program ini.

Cara 3: Menyediakan Program Membership

Khusus untuk Sahabat yang memiliki blog yang bersifat blog berbagi ilmu, baik berupa tutorial penggunaan produk ataupun tulisan-tulisan khusus dalam bidang tertentu, Sahabat bisa melakukan pembatasan akses pada beberapa pos blog Sahabat. Dengan kata lain, hanya pengunjung yang memiliki akun yang dapat membuka beberapa pos tersebut.

Di sebelah mana untungnya?

Apalagi jika bukan menjual pembuatan akun. Yap, Sahabat bisa melakukan komersialisasi pada pembuatan akun untuk mendapat hak ases terhadap konten yang dibatasi tersebut. Dengan cara itu, Sahabat bisa mendapatkan penghasilan dari cara ini.

Pada prakteknya, menyediakan program membership ini tidak terlampau menjanjikan untuk bloger yang bukan dari kalangan profesional (*memiliki kemampuan baik di bidang tertentu). Apalagi jika konten yang dibatasi tidak terlampau penting untuk dibuka. Toh saat ini sudah banyak sekali ilmu semisal yang bisa didapat secara gratis kan? Oleh karenanya, apabila Sahabat bersikukuh ingin menyediakan program membership untuk kepentingan mencari penghasilan, maka pastikanlah isi blog yang dibatasi tersebut merupakan konten yang sangat langka dan penting.

Cara 4: Menjual Blog

Cara terakhir untuk mendapatkan penghasilan melalui monetisasi langsung konten blog adalah menjual blog. Setiap blog yang memiliki rangking popularitas cukup tinggi akan memiliki nilai jual yang fantastis.

Hmm, kalau saya menjual blog saya, memangnya siapa yang akan membeli?

Besar kemungkinan adalah seorang bloger juga, namun bloger kasta atas wkwk. Kebanyakan bloger yang sudah memiliki penghasilan yang wah biasanya cenderung menyukai membeli tulisan atau blog secara langsung, bukan menulis pos sendiri. Ya secara logika kan begitu, kalau udah punya uang banyak, ngapain juga capek-capek nulis blog sendiri.

Saya sendiri pernah melihat ada salah satu bloger master lokal yang menjual blognya. Ia hargai blog dengan jumlah konten 1.000 artikel dengan harga 13juta rupiah. Cukup menggiurkan bukan?

Tapi saya rasa, menjual blog bukanlah pilihan yang tepat untuk dilakukan selama Sahabat masih ingin aktif menjadi seorang bloger. Karena menurut hemat saya, menjual blog adalah cara yang hanya baik dilakukan jika memang Sahabat ingin pensiun dari dunia blogging.

Tapi, ya itu tergantung juga sih, kalau harga penawaran penjualannya cukup besar, kenapa tidak? Kan bisa buat blog baru lagi, hihihi.

Metode Kedua: Menjual Kemampuan, Blog sebagai Perantara

Pada metode kedua ini, blog hanya sebagai perantara Sahabat dalam mencari penghasilan, sedangkan yang menjadi poin pentingnya adalah kemampuan yang kita miliki. Meski sebenarnya metode ini bukanlah bagian dari cara menghasilkan uang dari blog, namun dengan keadaan bahwa ngeblog sebagian bloger yang memiliki multi-kemampuan selain ngeblog murni, saya kira metode semacam ini masih dapat saya masukkan ke dalam tulisan ini.

Cara 1: Jasa Review Produk

Menyediakan jasa review blog cukup populer beberapa tahun lalu, terutama sekitaran tahun 2010 hingga 2012. Meski begitu, sampai saat ini pun masih banyak bloger yang melakukan jasa review blog untuk mencari sedikit penghasilan.

Jasa review blog ini mengandalkan kemampuan menulis yang baik sehingga akan ada banyak pembaca blog kita yang tertarik untuk membeli produk yang direview. Selain itu, biasanya kemampuan fotografi dan desain pun juga dibutuhkan untuk menunjang pembuatan konten yang lebih menarik, karena biasanya mereka yang menginginkan produknya di review akan mengirimkan barang review kepada Sahabat secara gratis.

Sistem penyediaan jasa review produk ini bebas tergantung kemauan Sahabat, namun sebagai gambaran singkat, gambar di atas adalah contoh sistem penyediaan jasa review produk yang biasanya para bloger terapkan.

Cara 2: Mengikuti Lomba Blog

Saya kira, mulai tenggelamnya jasa review blog tidak lain dan tidak bukan dikarenakan mulai maraknya lomba blog. Saat ini, pemilik produk lebih memilih untuk menyelenggarakan lomba blog ketimbang harus membeli jasa review produk.

Kenapa bisa begitu?

Jelas sekali alasannya: dengan membeli jasa review produk, mereka hanya akan mendapat satu ulasan produk saja, sedangkan dengan menyelenggarakan lomba blog, mereka bisa mendapat pos review hingga 50 pos. Padahal biaya yang dikeluarkan tidak terlampau jauh bedanya.

Untuk bisa menghasilkan penghasilan dengan mengikuti lomba blog, kemampuan menghasilkan konten yang baik adalah kuncinya. Kegigihan dalam belajar lewat para pemenang lomba sebelumnya bisa menjadi jalan terobosan untuk sukses memanfaatkan cara ini.

Berapa penghasilan yang bisa didapat?

Berbeda dengan cara dan metode monetisasi lainnya yang membutuhkan waktu cukup banyak untuk membangun konten yang banyak dan berkualitas. Apabila Sahabat sukses dengan cara ini, Sahabat bisa mendapatkan penghasilan satu sampai sepuluh juta per bulan hanya dengan membuat satu pos blog saja.

Tapi ingat, mengikuti lomba blog seperti pertaruhan merdeka atau mati. Yap, jika Sahabat menang, maka Sahabat akan mendapat hasil yang menggiurkan, tetapi jika Sahabat kalah, maka Sahabat akan tidak mendapat apa-apa heuheu 🙁 .

Oh ya, Bloger Indonesia menyediakan halaman informasi lomba-lomba blog yang bisa Sahabat ikuti. Cukup akses melalui menu navigasi bagian atas: Lomba Blog.

Cara 3: Menjual Barang Lewat Blog

Blog bisa dimanfaatkan sebagai media promosi untuk menjual barang yang Sahabat miliki. Dengan blog, Sahabat bisa menuliskan kontak pembelian di bawah tulisan promosi dari barang tersebut. Bahkan saat ini pun sudah banyak plugin e-commerce (untuk WordPress) ataupun template toko online (blogspot) yang mendukung blog penjualan produk.

Meski demikian, nampaknya penggunaan blog untuk kebutuhan penjualan produk mulai tergerus dengan kemunculan beragam marketplace yang tersedia gratis. Sebut saja bukalapak, tokopedia, lazada, olx, blibli, dan lain-lain.

Contoh dari penggunaan blog sebagai saran penjualan produk adalah blog ini. Yap, blog ini. Sahabat bisa mengakses halaman Toko Bloger Indonesia melalui tautan blogerindonesia.com/toko atau melalui menu bagian atas, di situ Sahabat bisa menemukan berbagai produk yang bisa mendukung kegiatan ngeblog.

Cara 4: Menjual Jasa Lainnya

Apabila Sahabat memiliki kemampuan di bidang tertentu secara profesional, maka buatlah blog sebagai jembatan agar para peselancar internet bisa mengenal dan membeli jasa Sahabat. Buatlah konten semenarik mungkin agar pengunjung blog bisa percaya dan yakin bahwa jasa yang Sahabat tawarkan bukan penyedia jasa abal-abal.

  • Jika Sahabat mahir dalam urusan desain grafis, Sahabat bisa membuka jasa desain vector wajah atau jasa desain spanduk.
  • Jika Sahabat mahir koding, Sahabat bisa membuka jasa pembuatan website, template, atau bahkan blog cantik.
  • Jika Sahabat mahir menulis, Sahabat bisa membuka jasa menulis pos blog bulanan. Misalnya satu juta rupiah untuk tiga puluh pos blog dalam sebulan.
  • dan lain sebagainya

Pesan dan Penutup

Ya, saya kira itulah cara-cara menghasilkan uang dari blog. Pesan saya untuk Sahabat yang memang berniat mencari uang dari blog, tetap teguhkan niat dan lakukan usaha semaksimal mungkin dengan strategi yang mutakhir. Semoga jumlah penghasilan yang diidam-idamkan bisa diraih. Aamiin 🙂 .

Jangan lupa tulis tanggapan, kritik, dan saranmu di kolom komentar.

 Segala puji bagi Allah. Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

Keterangan

Gambar fitur: freepik.com

0Shares

Muhammad Fadillah Arsa

Founder. Bloger Bandung. Saat ini sedang mengenyam pendidikan di Program Studi S1 Teknik Informatika Universitas Padjadjaran. Selengkapnya di www.fadillaharsa.id